Archive for October, 2005

10 Ukuran Kesuksesan

Monday, October 31st, 2005

Barbara Bartlein, R.N adalah seorang lulusan Fakultas Hukum, George Washington University. Lalu bekerja sebagai pengacara pada law firm terkemuka di Midwest. Ditilik dari penampilannya, ia adalah wanita yang sukses dan berhasil. Namun, suatu saat di Senin pagi, ia mengajukan pengunduran diri dari posisinya. Hal ini tentu membingungkan banyak orang, namun keputusannya untuk keluar dari "jalur kesuksesan" itu didasari pada pendefinisian kembali makna "kesuksesan" baginya. Lebih lanjut, ia ingin menemukan sesuatu yang benar-benar ia inginkan.

Apakah anda adalah orang yang sukses? Berikut ini, beberapa ukuran kesuksesan yang mungkin berguna untuk mengukur kesuksesan anda. Kesuksesan adalah:

1–Mendapat penghasilan yang baik dari pekerjaan yang ditunaikan dengan baik pula. Bila anda menyelesaikan pekerjaan dengan baik, anda bisa merasakan kegairahan dalam pekerjaan itu dan menikmati apa yang sedang anda kerjakan. Penghasilan yang besar tidak banyak berarti bila anda tidak bisa menemukan kegembiraan dalam pekerjaan anda setiap harinya. Gaji yang anda terima semestinya bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari agar anda bisa memusatkan perhatian pada pekerjaan anda.

2–Mempunyai visi mengenai masa depan dan tujuan yang konsisten dengan visi tersebut. Kehidupan kerja anda adalah untuk mengejar tujuan dengan penuh energi, daya cipta dan integritas. Tentu ada semacam ketegangan kreatif antara visi anda dan kenyataan saat ini sehingga anda perlu melakukan peregangan untuk meraihnya. Ketegangan kreatif ini memberi anda energi untuk menjaga momentum dan meraih tujuan anda satu per satu.

3–Memperoleh cinta dan penghormatan dari orang-orang di sekitar anda. Berperilakulah sedemikian rupa sehingga anda berhak untuk mendapatkan cinta dan penghormatan dari orang-orang di sekitar anda. Dapatkan hal ini melalui kerja keras dan dedikasi. Jangan mencampur-adukkan antara "terkenal" dengan "terhormat". Terkadang keinginan anda untuk terkenal harus dikorbankan untuk mendapatkan kehormatan.

4–Memberikan sumbangsih pada masyarakat dengan sukarela. Akuilah bahwa anda menerima sesuatu dari masyakat sekitar, maka dapatkan sebuah kesempatan untuk memberikannya kembali pada mereka. Hal ini bukan karena secara politis dibenarkan, namun karena anda mengakui sepenuh hati bahwa anda benar-benar mendapat karunia dan anugerah; karena berbagi pada sesama adalah sebuah penghargaan yang besar.

5–Menerima kegagalan dan penolakan, namun belajar darinya.. Dikatakan, ada dua tipe orang di dunia ini. Pertama, seseorang yang belajar dari kesalahan mereka sendiri. Dan mereka yang yang belajar dari kesalahan orang lain. Jauh lebih mudah bila anda tidak perlu membuat kekeliruan sendiri. Namun orang yang sukses adalah mereka yang belajar dari kegagalan dan tumbuh bersamanya.

6–Menghabiskan waktunya untuk melakukan apa yang ingin dilakukan. Bisa menikmati setiap hari kerja adalah anugerah yang luar biasa. Seringkali tindakan yang sederhana dan tampak sepele memberikan kepuasan yang besar.
Ingat, ada dua cara untuk menjadi kaya: mempunyai banyak uang, atau memiliki keinginan yang sederhana.

7–Mempunyai gaya hidup yang sehat secara fisik. Pepatah yang mengatakan, "lebih awal tidur, lebih awal bangun, membuat orang jadi sehat, kaya, dan bijak" tetaplah berlaku. Banyak orang lebih memperhatikan mobilnya ketimbang tubuhnya sendiri, padahal kesehatan adalah hadiah yang tidak bisa kita beli. Ingat pula aturan emas mengenai kesehatan yang berbunyi, "jangan makan, minum atau tidur sebanyak yang kita maui."

8–Menjaga kehidupan spiritual. Akuilah bahwa hidup ini sebuah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Cari dan ikuti petunjuk-Nya sehingga anda bisa menjalani hidup ini dengan baik dan terus maju.

9–Berusaha untuk meraih kesempuanaan, namun jangan harapkan itu dari diri anda atau orang lain. Tetaplah berusaha untuk meraih kesempurnaan dengan melakukan perbaikan. Akui bahwa goal anda tidaklah sempurna. Hidup ini adalah sebuah proses penyempurnaan yang terus-menerus. Daripada mengharapkan kesempurnaan dari orang lain, lebih baik anda melihat keberhasilan yang diraih oleh orang lain dan berikan mereka pengakuan yang positif.

10–Mempercayai bahwa anda adalah seseorang yang sukses. Pikiran yang positif adalah alat yang ampuh. Anda menjadi apa yang anda pikirkan. Bila anda percaya anda bisa, anda memperoleh "rewards" dari pikiran anda.

Ada banyak jalan menuju kesuksesan, dan itu haruslah dirancang oleh diri anda sendiri. Setiap jalan pasti meliputi kesempatan dan resiko. Pastikan bahwa anda tahu apa makna keberhasilan bagi anda. Henry Kissinger berujar, "Bila anda tak tahu kemana anda sedang melangkah, maka semua jalan takkan membawa anda kemana-mana."

(Barbara Bartlein, R.N., M.S.W., Success Matters - Ten Measures of Success)
Semoga bermanfaat,Care about you all

Pedoman Pokok dalam Bergaul

Friday, October 28th, 2005

01. Hindari kebiasaan
mengeritik seseorang (dalam hal kekurangan, kekeliruan, dan ketidaktahuan).

02. Beritahu kesalahan
orang secara langsung dengan bahasa yang lunak dan tiada orang lain
mengetahuinya.

03. Hargailah orang lain
dengan jujur ( adanya kebutuhan akan penghargaan )

04. Biasakan diri selalu
senyum ( sebagai pengganti sikap cemberut dan marah yang disebabkan oleh
seseorang atau situasi tertentu )

05. Usahakan mengingat
nama orang (nama seseorang adalah kata terindah bagi telinga seseorang, karena
ada unsur perhatian )

06. Dalam berbicara dengan
orang lain, usahakan menjadi pendengar yang baik (terutama dalam pembicaraan
yang lebih serius)

07. Berbicara seperlunya,
tanpa menghambur waktu yang tiada makna.

08. Dalam berbicara dengan
orang lain, tempatkan kepentingannya dalam fokus pembicaraan.

09. Dalam menghadapi orang
lain, usahakan agar orang lain merasa dirinya penting (lakukan pembicaraan dari
kacamata kepentingan yang bersangkutan)

10. Jika Anda bersalah
segera akui kesalahan tersebut dengan jujur dan rendah hati.

11. Hargai pendapat orang
lain walaupun Anda tidak sependapat

12. Jangan salahkan orang
lain dengan cara mempermalukannya didepan umum.

 

Berhenti Meragukan Diri Sendiri

Friday, October 28th, 2005

Apakah anda seringakali mempertanyakan kemampuan dan/atau menilai diri sebagai seseorang? Jika ya, anda mungkin tengah mengalami rendah self esteem dan kepercayaan diri.

Ada banyak orang yang tidak menyadari potensi dirinya dan mungkin anda salah satunya. Alih-alih memfungsikan dengan cara yang produktif, anda sibuk memperingatkan diri sendiri betapa sia-sianya dan tertekan hidup seperti ini.

Self esteem menunjukkan berapa banyak orang mencintai, percaya dan bangga pada diri sendiri. Untuk beberapa alasan, beberapa orang melihat kehidupan dalam dua dimensi cara dan memiliki kesulitan menemukan kembali kualitas dalam diri mereka, dan dalam beberapa kasus lain, kehidupan menjadi tidak berarti.

Sebagian besar orang meragukan diri sendiri dalam aspek tertentu dari kehidupan mereka. Misalnya mereka yang kurang percaya diri dalam penampilan mereka mungkin akan menemukannya sangat sulit bertahan dalam kehidupan sosial.

Rendahnya self esteem dapat diakibatkan dari berbagai keadaan. Dalam konteks sosial, anda mungkin berhubungan dengan sekelompok orang yang terus-menerus merendahkan anda. Karena ada banyak faktor yang memicu self esteem yang rendah, sebenarnya setiap orang cenderung merasa ragu terhadap diri sendiri meskipun beberapa situasi lebih bahaya dibanding yang lain.

Berikut lima cara meningkatkan self esteem:

Berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain
Ingat bahwa semua kita berbeda. Kita tidak semua melihat dan bertindak sama dan kita tidak dianugrahi kekayaan yang sama. Jika anda mulai membuat perbandingan dengan setiap orang, anda akan menyiksa diri sendiri dan tidak ingin melakukan sesuatu dalam proses.

Berhenti merendahkan diri sendiri
Cobalah mengenal nilai-nilai diri sendiri sebagai seorang individu. Anda sangat istimewa dan anda perlu menyadari hal itu. Jika orang tidak menemukan dalam diri anda sesuatu yang menarik, itu masalah mereka. Ada banyak orang diluar sana yang akan menyukai anda seperti diri anda.

Buat daftar kelebihan kemampuan anda dan mencoba merealisasikannya
Fokuskan pada sesuatu yang membuat anda istimewa atau sesuatu yang membuat seseorang nyaman dengan anda. Anda memiliki senyum atau kemampuan membuat orang tertawa. Atau mungkin anda memiliki bakat terpendam yang tidak pernah anda sadari.

Lebih banyak melibatkan diri
Cobalah untuk mencari hobi yang anda sukai, bergabung dengan klub olahraga atau ikut kerja sebagai sukarelawan. Lebih banyak waktu yang anda habiskan pada sesuatu yang menstimulus anda, semakin sedikit waktu untuk merendahkan diri sendiri.

Bergabung dengan orang positif
Seringkali lingkungan yang penuh ketegangan dikelilingi oleh orang yang sinis dan depresi yang hanya sedikit mendorong semangat anda. Alih-alih, bergabunglah dengan mereka yang bisa membuat anda bahagia yang benar-benar ingin membantu anda memnghormati diri sendiri.

Malam Seribu Bulan

Wednesday, October 26th, 2005

Laylat al qadr secara harfiah
diartikan malam penentuan atau malam kemuliaan. Secara metaforis
disebut malam seribu bulan. Suatu malam permulaan Alquran diturunkan
oleh Allah SWT. Peristiwa ini terjadi pada tahun 610 M. Ia merupakan
satu di antara sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Karena alasan
itu, sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan sangat dimuliakan. Surah Al
Qadr menerangkan, ”Kemuliaan itu melebihi seribu bulan … malam yang
diliputi kedamaian hingga terbit fajar.”

 

Para mufasir sepakat bahwa kehebatan malam al qadr
sama dengan beribadah seribu bulan lamanya. Malam itu penuh berkah dan
bermakna. Suatu nilai yang amat tinggi dan mulia dibanding malam dan
bulan lainnya. Lafaz al qadr sengaja diartikan dengan malam penentuan dengan merujuk pada kata dasar al qadr
yang berarti ketentuan atau keputusan. Karena pada malam itulah
ditentukan dan diputuskan turunnya Alquran ke bumi. Bahkan, malam itu
menjadi momentum yang amat menentukan bagi mereka yang dekat dan ingat
kepada Allah SWT.

 

Mengapa dalam banyak terjemahan, laylat al qadr
diartikan malam kemuliaan? Boleh jadi para ahli berpandangan bahwa
karena pada malam itu Allah SWT akan menurunkan segala keberkahan dan
kesejahteraan buat umat manusia. Malam itu pun dipastikan menjadi mulia
dan tinggi nilainya. Saking mulianya malam itu, sehingga Allah SWT
menyebutnya sebagai lebih mulia dan tinggi kualitasnya dari seribu
bulan. Perbandingan metaforis ini memperlihatkan kebesaran dan
keagungan laylat al qadr itu. Boleh jadi pula lafaz laylat al qadr disebut sebagai malam kemuliaan merujuk pada penamaan Kitab Alquran itu sendiri sebagai Al Kitab Al Karim
yang berarti bacaan mulia. Sehingga, setiap momentum yang berkaitan
dengan Kitab Suci ini disebut-sebut sebagai momentum kemuliaan.

 

Malahan dalam kehidupan kita sehari-hari, tanpa sadar kita sering bertemu dengan situasi yang mulia (laylat al qadr)
tersebut. Situasi mulia ini amatlah menentukan kehidupan seseorang,
maka ia disebut-sebut sebagai malam penentuan. Pada hakikatnya kita
sering bertemu momentum-momentum tak terduga tapi mampu mengubah dan
menentukan seluruh perjalanan sejarah hidup kita sebagai anak manusia.
Bisa jadi momentum seperti itu hanya datang sekali seumur hidup. Ada
juga orang mendapatkan momentum yang amat menentukan itu beberapa kali.

 

Namun, yang jelas tidaklah setiap pengalaman hidup manusia selalu bertemu dengan momen-momen kemuliaan itu. Karena itulah, laylat al qadr
menjadi istimewa dan bernilai amat personal. Sebagai manusia, ingin
sekali di malam penentuan ini kita bisa memperoleh tempat mulia dalam
pandangan Allah SWT. Kemuliaan itu kita peroleh setelah kita berjuang
keras menjadi insan yang muhsin dalam setiap amal usaha yang kita
lakukan.

 

Impian semua orang untuk memperoleh laylat al qadr
tentu saja mulia dan terhormat, karenanya harus diwujudkan dalam
aktivitas ibadah yang juga mulia dan terhormat. Bila itu sudah kita
lakukan, insya Allah impian kita untuk mendapatkan ‘penentuan’
kehidupan yang baik dan mulia dari Allah SWT menjadi kenyataan.

Tips Tingkatkan Kepribadian

Tuesday, October 25th, 2005

Jangan biarkan stress dan pikiran negatif mengubah anda menjadi murung, tetaplah gembira dengan latihan kepribadian berikut ini:

Tetap tersenyum
Usahakan tetap tersenyum betapapun anda memiliki hari-hari yang tidak menyenangkan. Hal ini mungkin terasa seperti terpaksa saat itu tapi anda kemudian akan terheran-heran begitu besar senyum dapat meningkatkan spirit anda.

Pandai mengontrol diri
Ekspresi wajah merupakan salah satu tanda yang menggambarkan perasaan anda yang paling mudah dikenali. Usahan ekspresi mimik muka anda netral sekalipun ketika anda tengah marah atau stress dan jangan biarkan dahi berkerut karena kerutan itu perlahan-lahan akan membuat anda nampak lebih tua.

Tetap berkomunikasi
Menutup dan menolak berkomunikasi secara emosio hanya bakal membuat masalah lebih runyam jika hari-hari anda telah penuh dengan kegelisahan dan ketegangan. Tidak masalah apapun situasinya, cobalah membuat segala sesuatu mudah dan teratur dengan membiarkan berkomunikasi kepada teman atau rekan kerja anda.

Rasakan perasaan orang
Pikirkan bagaimana anda ingin diperlakukan orang lain sebelum anda memuntahkan perasan kesal pada orang lain. Tak ada seorangpun di sekitar anda yang ingin menjadi objek cemberut anda. Jika anda tidak ingin diperlakukan seperti itu, jangan memperlakukan orang lain seperti itu.

Miliki rasa humor
Seberapapun beratnya hari-hari anda, cobalah untuk tidak menghilangkan perasaan humor. Tertawa itu baik bagi jiwa dan membantu membuat orang di sekitar anda merasa lebih baik dan tujukan anda memiliki kpribadian baik.

Sepuluh Kualitas Pribadi yang Disukai

Monday, October 24th, 2005

1. Ketulusan

Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang.
Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau
dibohongi.

Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari
alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya "Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak". Tentu akan
lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular.
Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

2. Rendah Hati


Beda dgn rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan.

Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi

semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.

Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak

merasa minder.

3. Kesetiaan


Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yg setia selalu bisa

dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan

tidak suka berkhianat.

4. Bersikap Positif


Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan

dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan

orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan drpd keputusasaan, lebih suka mencari solusi

daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.

5. Keceriaan

Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan

ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup,

tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi,

orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang

lain.

6. Bertanggung Jawab


Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau

melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan

mencari kambing hitam untuk disalahkan.

Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia

menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan

dirasakannya.

7. Kepercayaan Diri


Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai

dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan

lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan

baik.

8. Kebesaran Jiwa


Kebesaran jiwa dapat dilihat dr kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa

besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi

masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan

keputusasaan.

9. Easy Going


Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah

kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu

dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-

masalah yang berada di luar kontrolnya.

10. Empaty


Empati adalah sifat yg sangat mengagumkan. Orang yg berempati bukan saja pendengar yang baik

tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan

keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri.

Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

Cinta

Friday, October 21st, 2005

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada CINTA, KEKAYAAN,KECANTIKAN, KESEDIHAN, KEGEMBIRAAN dan sebagainya. Awalnya
mereka hidup berdampingan dengan baik dan saling melengkapi. Namun
suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut
tiba-tiba naik semakin tinggi dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua
penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.

CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik
membasahi kaki CINTA. Tak lama CINTA melihat KEKAYAAN sedang mengayuh
perahu. "KEKAYAAN! KEKAYAAN! Tolong aku!" teriak CINTA. Lalu apa jawab
KEKAYAAN

"Aduh! Maaf,CINTA!" kata KEKAYAAN. "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." Lalu KEKAYAAN cepat-cepat mengayuh perahunya pergi meninggalkan CINTA tenggelam.

CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya KEGEMBIRAAN lewat
dengan perahunya. "KEGEMBIRAAN! Tolong aku!", teriak CINTA. Namun apa
yang terjadi, KEGEMBIRAAN terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tuli tak mendengar teriakan CINTA. Air makin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik. Tak lama lewatlah KECANTIKAN.

"KECANTIKAN! Bawalah aku bersamamu!", teriak CINTA. Lalu apa jawab KECANTIKAN, "Wah, CINTA, kamu basah dan kotor.Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut KECANTIKAN. CINTA sedih sekali mendengarnya. CINTA mulai menangis terisak-isak. Apa kesalahanku, mengapa semua orang melupakan aku.

Saat itu lewatlah KESEDIHAN. Lalu CINTA memelas, "Oh, KESEDIHAN,
bawalah aku bersamamu", kata CINTA. Lalu apa kata KESEDIHAN, "Maaf,
CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja…", kata
KESEDIHAN sambil terus mengayuh perahunya. CINTA putus asa. Ia
merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. CINTA terus
berharap kalau dirinya dapat diselamatlkan. Lalu ia berdoa kepada
Tuhannya, oh tuhan tolonglah aku, apa jadinya dunia tanpa aku, tanpa CINTA?

Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "CINTA! Mari
cepat naik ke perahuku!" CINTA menoleh ke arah suara itu dan melihat
seorang tua reyot berjanggut putih panjang sedang mengayuh perahunya.
Lalu Cepat-cepat CINTA naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.

Kemudian di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan CINTA dan
segera pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA sadar, bahwa ia sama
sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang baik hati menyelamatkannya
itu. CINTA segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi? Dia adalah "WAKTU", kata orang itu.

Lalu CINTA bertanya "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun engan menolongku", tanya CINTA heran. "Sebab", kata orang itu, "hanya WAKTU lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari CINTA itu…

Tips Jitu Asah Kreativitas

Friday, October 21st, 2005

APAKAH KREATIVITAS ITU?

Kreativitas
adalah kemampuan untuk mencipta/berkreasi. Tidak ada satu pun
pernyataan yang dapat diterima secara umum mengenai mengapa suatu
kreasi timbul. Kreativitas sering dianggap terdiri dari 2 unsur, Pertama: Kefasihan yang ditunjukkan oleh kemampuan menghasilkan sejumlah besar gagasan pemecahan masalah secara lancar dan cepat. Kedua:
Keluwesan yang pada umumnya mengacu pada kemampuan untuk menemukan
gagasan yang berbeda-beda dan luar biasa untuk memecahkan suatu masalah.

Istilah
kreativitas digunakan untuk mengacu pada kemampuan individu yang
mengandalkan keunikan dan kemahirannya untuk menghasilkan gagasan baru
dan wawasan segar yang sangat bernilai bagi individu tersebut.
Kreativitas dapat juga dianggap sebagai kemampuan untuk menjadi seorang
pendengar yang baik, yang mendengarkan gagasan yang datang dari dunia
luar dan dari dalam diri sendiri atau dari alam bawah sadar. Oleh
karena itu, kreativitas lebih tepat didefinisikan sebagai suatu
pengalaman untuk mengungkapkan dan mengaktualisasikan identitas
individu seseorang secara terpadu dalam hubungan eratnya dengan diri
sendiri, orang lain, dan alam.

 

MENGAPA MANUSIA BERKREASI?

Para
ahli psikologi tidak sependapat mengenai kebutuhan dan motif dasar yang
dimiliki manusia untuk berkreasi. Meskipun demikian, imbalan dan
penghargaan nyata yang dapat diamati dapat diidentifikasikan sebagai
motif manusia untuk berkreasi. Manusia yang menjadi lebih kreatif akan
menjadi lebih terbuka pikirannya terhadap gagasannya sendiri maupun
gagasan orang lain. Sekalipun beberapa pengamat yang memiliki rasa
humor merasa bahwa kebutuhan manusia untuk menciptakan berasal dari
keinginan untuk "hidup diluar kemampuan mereka", namun penelitian
mengungkapkan bahwa manusia berkreasi adalah karena adanya kebutuhan
dasar, seperti: keamanan, cinta, dan penghargaan. Mereka juga
termotivasi untuk berkreasi oleh lingkungannya dan manfaat dari
berkreasi seperti hidup yang lebih menyenangkan, kepercayaan diri yang
lebih besar, kegembiraan hidup, dan kemungkinan untuk menunjukkan
kemampuan terbaik mereka.

 

HAMBATAN UNTUK MENJADI LEBIH KREATIF

Kebiasaan:

Kebiasaan
adalah reaksi dan respons yang telah kita pelajari untuk bertindak
secara otomatis tanpa berpikir atau mengambil keputusan terlebih
dahulu. Biasanya sulit dan tidak enak mengubah suatu kebiasaan, apakah
kebiasaan itu baik atau buruk.

Waktu:

Kesibukan
merupakan salah satu alasan orang untuk tidak menjadi kreatif. Di lain
pihak, ada orang yang mempunyai waktu untuk menjadi lebih kreatif
dengan mencari waktu dari 24 jam yang sama yang tersedia bagi setiap
orang.

Dibanjiri Masalah:

Sebagian dari kita
merasa bahwa kita berhadapan dengan begitu banyak masalah yang penting
dimana kita tidak mempunyai cukup waktu dan tenaga untuk mengatasi
beberapa masalah secara kreatif. Kita lalu mengabaikan semua masalah
dan tidak mau mengolahnya dengan otak kita.

Tidak Ada Masalah:

Kita
adalah makhluk pemecah masalah yang terus-menerus menghadapi dan
memecahkan sejumlah masalah. Jika masalah kita dipecahkan secara
otomatis atau menurut kebiasaan, maka kita tidak akan pernah mengenal
masalah tersebut dan kita merasa bahwa kita tidak akan pernah mempunyai
masalah.

Takut Gagal:

Kegagalan dapat berbentuk
pengasingan, kritik, kehilangan waktu, kehilangan pendapatan, atau
kecelakaan. Akan tetapi, lebih baik gagal daripada tidak pernah mencoba
sama sekali.

Kebutuhan akan Sebuah Jawaban Sekarang:

Manusia
tidak mau mengalami kesulitan karena tidak memilik suatu jawaban
langsung. Ketika suatu masalah dikemukakan, kita secara langsung
memberikan sebuah pemecahan. Hanya jika pemecahan pertama tidak
berjalan, barulah kita mau mencoba cara yang lain.

Kegiatan Mental yang Sulit Diarahkan:

Banyak
diantara kita menemukan kenyataan bahwa mengerahkan tenaga fisik jauh
lebih mudah dibandingkan dengan mengerahkan tenaga mental. Kita
biasanya melaksanaan pekerjaan kita selama periode waktu yang cukup
lama dengan hanya sedikit berpikir.

Takut Bersenang-senang:

Bagian
proses pemecahan masalah secara kreatif mencakup kegiatan-kegiatan yang
bersifat santai seolah-olah main-main, tetapi dipikirkan dan
dipertimbangkan secara serius. Barangkali ketidaksempatan kita untuk
bersantai pada waktu memecahkan masalah ada kaitannya dengan besarnya
masalah yang kita hadapi atau adanya perasaan tidak aman yang kita
rasakan bila menghadapi suatu masalah.

Kritik Orang Lain:

Secara
tak sengaja kreativitas sering terhambat oleh kritik-kritik orang lain.
Bila suatu gagasan baru diperkenalkan, kebanyakan gagasan tersebut
sering dipatahkan dan diobrak-abrik orang lain. Memang kadangkala hal
tersebut penting untuk membantu orang supaya tetap berpijak pada
kenyataan, namun seharusnya kritik-kritik tersebut dapat menjadi
pendorong bagi perbaikan kreativitas Anda sendiri.

BAGAIMANA MEMUNCULKAN GAGASAN KREATIF?

Kuantitas Gagasan:

Teknik-teknik
kreatif dalam berbagai tingkatan keseluruhannya bersandar pada
pengembangan pertama sejumlah gagasan sebagai suatu cara untuk
memperoleh gagasan yang baik dan kreatif. Kecenderungan manusia untuk
mendapatkan gagasan, pemecahan, atau penjelasan pertama yang muncul dan
melekat dalam pikiran merupakan kerugian besar bagi kreativitas. Jika
masalahnya kecil seperti misalnya apa yang dihidangkan untuk makan
siang, maka pendekatannya mungkin tepat. Akan tetapi, bila masalahnya
besar dimana kita ingin mendapatkan pemecahan baru dan orisinal, maka
kita membutuhkan banyak gagasan untuk dipilih.

Teknik Brainstorming:

Teknik brainstorming
mungkin merupakan cara yang terbanyak digunakan, tetapi juga merupakan
teknik pemecahan kreatif yang tidak banyak dipahami. Banyak orang
mempergunakan istilah brainstorming untuk mengacu pada suatu
proses yang menghasilkan suatu gagasan baru, atau menggunakan istilah
tersebut untuk mengacu pada suatu kumpulan proses pemecahan masalah.
Sebenarnya teknik brainstorming adalah kegiatan yang menghasilkan
gagasan yang mencoba mengatasi segala hambatan dan kritik. Kegiatan
tersebut mendorong timbulnya banyak gagasan, termasuk gagasan yang
menyimpang liar, dan berani dengan harapan bahwa gagasan tersebut dapat
menghasilkan gagasan yang baik dan kreatif. Teknik ini cenderung
menghasilkan gagasan baru yang orisinal untuk menambah jumlah gagasan
konvensional yang ada.

Sinektik:

Analogi telah
lama digunakan sebagai salah satu alat bantu bagi proses penyusunan
secara kreatif. Sinektik merupakan suatu metode atau proses yang
menggunakan metafora dan analogi untuk menghasilkan gagasan kreatif
atau wawasan segar ke dalam permasalahan. Guna menghentikan kebiasaan
lama serta gagasan usang dan untuk memperkenalkan suasana rileks ke
dalam proses penggalian ide, maka proses sinektik mencoba membuat yang
"asing" menjadi "akrab" dan juga sebaliknya.

Memfokuskan Tujuan:

Dr. Maxwell dalam bukunya Psycho Cybernetics
menguraikan metode untuk mencapai hasil yang diharapkan secara kreatif.
Buku tersebut menguraikan pengalaman membentuk pola reaksi baru yang
otomatis melalui imajinasi. Caranya adalah dengan berbuat seolah-olah
apa yang diinginkan akan terjadi besok, telah terjadi saat ini. Apabila
proses itu dilakukan secara berulang-ulang, maka pikiran Anda akan
terpusat ke arah tujuan yang dimaksud dan melibatkan automatic servo-mechanism Anda.

12 Langkah Menuju Kesempurnaan Puasa

Friday, October 21st, 2005

Bulan puasa telah tiba, sekali dalam satu tahun kita mencoba merefleksi dan menjernihkan hati dan perbuatan kita. Agar puasa kita lebih sempurna tak ada salahnya kita mencermati beberapa petunjuk berpuasa yang ditulis Syaikh Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim Jarullah dalam bukunya RISALAH RAMADHAN. Dalam bukunya Beliau menulis 12 langkah mencapai kesempurnaan ibadah puasa:

1. Sahur. Makan sahur bisa membantu kekuatan fisik selama berpuasa. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
"Makan sahurlah kalian, sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah." (HR. Bukhari dan muslim)

2. Akan lebih utama jika makan sahur itu diakhirkan waktunya (imsak), sehingga mengurangi rasa lapar dan haus. Hendaknya Anda berhenti dari makan dan minum beberapa menit sebelum terbit fajar.

3. Segera berbuka jika matahari benar-benar telah tenggelam. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
"Manusia senantiassa dalam kebaikan, selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur" (HR. Al Bukhari, Muslim dan At Tirmidzi)

4. Usahakan mandi dari hadats besar sebelum terbit fajar, agar bisa melakukan ibadah dalam keadaan suci.

5. Manfaatkan bulan ramadhan dengan sesuatu yang terbaik yang pernah diturunkan di dalamnya, yakni membaca Al Quran.
"Sesungguhnya Jibril alaihis salam selalu menemui Nabi shallallahu alaihi wa salllam untuk membacakan Al Quran baginya."
(HR. Al Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu)

6. Jagalah ucapan dari berdusta, menggunjing, mengadu domba, mengolok-olok serta perkataan mengada-ada. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
"Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum." (HR. Al Bukhari)

7. Hendaknya puasa tidak membuat kita keluar dari kebiasaan. Misalnya cepat marah dan emosi hanya karena sesuatu yang sepele, dengan dalih bahwa engkau sedang puasa. Sebaliknya, seharusnya puasa membuat jiwamu tenang, tidak emosional. Dan jika Anda diuji dengan seorang yang jahil atau pengumpat, jangan membalasnya dengan perbuatan serupa. Beri nasihat dan tolaklah dia dengan cara yang lebih baik. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
"Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kamu berpuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata: Sesungguhnya aku sedang berpuasa".(HR. Al Bukhari, Muslim dan para penulis kitab Sunan)

8. Hendaknya Anda selesai dari puasa dengan membawa takwa kepada Allah, takut dan bersyukur kepada-Nya, serta senantiasa istiqamah dalam agama-Nya. Hasil yang baik itu hendaknya mengiringi Anda sepanjang tahun. Dan buah paling utama dari puasa adalah takwa, sebab Allah berfirman: "Agar kamu bertakwa"(Al-Baqarah: 183).

9. Jagalah dirimu dari berbagai syahwat (keinginan), meskipun halal bagimu, agar tujuan puasa tercapai, dan mematahkan nafsu dari keinginan tersebut.

10. Makan-makanan yang halal. Tidak ada gunanya berpuasa dari yang halal, tetapi berbuka dengan yang haram.

11. Perbanyaklah bersedekah dan berbuat kebajikan. Dan hendaknya kita lebih baik dan lebih banyak berbuat kebajikan kepada keluarga dibanding selain bulan Ramadhan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan ketika di bulan Ramadhan.

12. Ucapkanlah Bismillah ketika kamu berbuka seraya berdo’a:

"Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa dan atas rezki-Mu aku berbuka. Ya Allah terimalah daripadaku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"

Semoga puasa tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dan amal ibadah puasa kita diterima Allah SWT. Selamat berpuasa.

Memotivasi Diri Dalam Bekerja

Friday, October 21st, 2005

Studying_profTidak ada yang paling buruk dibanding bekerja di pagi hari dengan perasaan tidak memiliki motivasi, jenuh dan tidak terinspirasi untuk bekerja. Lebih buruk lagi jika kita memiliki bos yang sulit, rekan kerja yang tidak kooperatif atau pekerjaan yang sangat banyak.

Reaksi pertama mungkin terpikir ingin keluar, tetapi ini tidak selalu menjadi jawaban. Anda mungkin harus sepakat dengan banyak pekerjaan dalam kerjaaan berikutnya atau situasi yang mungkin bahkan lebih buruk. Dibanding menyerah, masih mungkin berpaling pada pekerjaan dan melihat sesuatu yang berbeda.

Untuk membantu anda merasa lebih berenergi dan termotivasi dalam bekerja, berikut beberapa tips yang dapat anda lakukan:

Kompromi dengan atasan
Kita tahu atasan tidak selalu orang yang paling mudah untuk diajak sepakat. Menuntut atasan dengan pribadi yang sulit dapat membuat pekerjaan tertekan. Jangan biarkan perbedaan kepribadian masuk dalam hubungan kerja. Kenali kenyataan bahwa atasan dan anda tidak selalu bertatapan, tetapi pengalamannya dapat menjadi kesempatan baik bagi anda untuk belajar.

Bertahan pada posisi anda sekarang setidaknya selama dua tahun. Sisihkan waktu dan usaha untuk mengenal atasan anda dan lihat segala hal dari sudut pandangnya. Ia tidak akan berada diatas dengan menjadi penurut. Biarkan perbedaan pribadi menjadi jalan untuk belajar skill baru dan memajukan karir.

Proaktif
Dibanding menunggu atasan meminta anda sesuatu seperti laporan mingguan, ambilah inisiatif melakukan sesuatu bahkan sebelum diminta. Menjadi inisiator dan proaktif tidak hanya menunjukkan perusahaan anda tengah bekerja tetapi juga membantu anda untuk perusahaan berikutnya dimana anda akan bekerja. Anda telah dicatat memiliki bukti dan membantu ketika ada promosi atau bonus.

Menentukan tujuan
Selalu miliki tujuan dalam pikiran. Buatlah tujuan simple dan kongkrit. Ketika anda memiliki tujuan, anda memiliki gambaran jelas mengenai langkah karir anda dan ini akan menjadi bentuk motivasi diri.

Kembangkan hubungan
Bangun hubungan dengan klien, supervisor, rekan kerja dan patner bisnis. Dengan mengembangkan hubungan yang baik, anda tengah memperkuat hubungan dan juga membantu karir anda.

Sabar
Seperti Roma, karir todak terbangun dalam satu hari. Pikirkan apa yang anda ingin lakukan. Jangan merendahkan pekerjaan atau posisi dengan menganggapnya tak pantas bagi anda. Ini hanya permulaan, atau batu loncatan menuju sesuatu yang lebih besar di masa depan.

Terus belajar
Buatlah usaha untuk belajar mengenai tugas lain dengan pekerjaan anda meskipun anda sendiri tidak secara langsung terlibat. Anda akan melihat sesuatu dari perspektif lebih luas dan banyak yang bisa dipasarkan.