Archive for December, 2005

Ketika Sesuatu Tidak Berjalan Sesuai Keinginan

Thursday, December 22nd, 2005

Jika anda menemukan hidup anda tidak berjalan sesuai keinginan atau malah mengalami kemunduran, cobalah tips-tips berikut untuk mengembalikan diri anda ke track yang diinginkan.

* Identifikasi masalah
Sisihkan waktu untuk menulis pada indek, journal, buku harian atau agenda mengenai pikiran, emosi dan masalah sewaktu anda menjalani masa-masa sulit tersebut. Untuk setiap masalah tulis tindakan dan solusi yang akan dilakukan.

* Mencari dukungan
Berbicaralah pada teman dan keluarga atau siapapun yang anda anggap bisa memberikan dukungan atas masalah yang telah anda identifikasi. Anda mungkin hanya butuh simpatik untuk didengar. Tetap jika seseorang yang anda ajak bicara dapat membantu masalah anda, mintalah bantuan bagaimana mereka dapat mengatasi masalah anda.

* Jangan menjadi pecundang
Menyalahkan orang lain atas masalah anda dan mengakui diri sendiri sebagai korban hanya akan menambah luka dan beban bagi anda. Penting untuk menyadari bahwa selagi anda tidak dapat mengontrol segala sesuatu yang terjadi pada anda, anda dapat mengontrol bagaimana anda bertindak terhadap mereka.

* Bebaskan diri sendiri dari tekanan
Hal terburuk yang dapat anda lakukan saat itu adalah mengambil lebih banyak tanggung jawab. Jika anda harus tinggal bersama teman atau keluarga untuk sementara sampai masalah anda selesai.

* Jangan mencari jalan pintas
Hanya karena anda telah mengidentifikasi masalah dan menentukan langkah yang akan diambil bukan berarti masalah anda selesai. Ada periode waktu dimana anda sebenarnya merasa tidak dapat melakukan segala sesuatu untuk membantu diri sendiri. Bisa jai anda mengalami frustasi apa yang anda harapan tidak terjadi segera dan anda malah menyerah.

Anggap ini sebagai kemunduran sementara dan terus berusaha dengan solusi yang telah anda buat. Jangan segan mencari bantuan jika anda tidak dapat mememcahkan masalah sendiri.

Cara Efektif Hadapi Rasa Marah

Thursday, December 8th, 2005

Kemarahan adalah suatu emosi yang sulit dihadapi karena beberapa alasan. Anda mungkin tumbuh dalam suatu keluarga dimana kemarahan diekspresikan dalam cara yang menyakitkan, agresif atau kasar. Anda mungkin juga diajarkan bahwa ekspresi kemarahan adalah sesuatu yang tidak bisa diterima dan Anda belajar untuk menekan atau menyembunyikannya.

Banyak diantara kita merasa marah tetapi tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menghadapi kemarahan tersebut. Anda mungkin malah berpura-pura segala sesuatu baik-baik saja sementara di dalam diri Anda merasa penuh dengan amarah atau Anda mengekspresikan kemarahan dengan meluapkannya keluar, menjerit atau menyakiti mereka yang dekat dengan Anda.

Marah adalah suatu emosi manusia yang normal. Kita pernah merasa marah dalam situasi tertentu: Ketika kita terjebak dalam suatu kemacetan, jika orang tua mengkritik kita, ketika atasan mempelakukan kita secara tidak hormat. Bagi sebagian besar, marah adalah suatu emosi perlindungan diri yang bertindak sebagai suatu bendera merah yang memperingatkan kita bahwa sesuatu sedang terjadi pada kita. Marah dapat juga suatu emosi yang berguna yang dapat mengingatkan kita untuk bertanggung jawab, membuat suatu perubahan atau melindungi diri dalam suatu situasi.

Berikut enam cara sehat menghadapi marah:

Jangan mengesampingan rasa marah. Ambil tindakan untuk memperbaiki situasi segera ketika Anda merasa terganggu, sehingga perasaan marah tidak membungbung. Bicaralah pada pelayan jika Anda merasa tidak senang dengan makanan Anda. Bicaralah dengan pasangan Anda jika ia tidak melakukan pekerjaan rumah sesuai yang ia janjikan.

Ketika Anda terpaksa harus bicara, gunakanlah kata “saya” daripada menyerang dan mengkritik orang lain. Cobalah mengatakan “saya merasa frustasi ketika Anda mengatakan Anda akan melakukan sesuatu dan kemudian tidak dilakukan” alih-alih mengatakan “Anda sangat malas. Anda tidak pernah melakukan sesuatu disini.”

Jangan melepaskan kemarahan. Anda mungkin merasa lebih baik, tetapi orang yang terkena marah, yakin merasa tidak nyaman. Cari lain untuk melepaskan kemarahan, seperti menulis dalam suatu jurnal, atau menulis surat marah yang tidak direncanakan dikirim untuk mencapai perasaan bebas, pasti lebih baik.

Proaktif. Jangan harap orang lain membaca pikiran Anda atau mengetahui apa yang Anda inginkan. Bicaralah pada diri sendiri. Belajar jujur pada diri sendiri dan orang lain tentang apa yang Anda inginkan dan butuhkan pada suatu dasar keseharian.

Gunakan energi kemarahan untuk mendapatkan sesuatu yang strategis. Ini akan sangat baik terutama ditempat kerja. Pikirkan dengan hati-hati sebelum Anda mengekspresikan kemarahan pada bos atau rekan kerja melainkan untuk memacu membuat perubahan strategis dibandingkan membicarakan perasaan Anda dalam suatu konteks profesional.

Sisihkan beberapa saat untuk menulis dan memikirkan tentang perasaan orang lain yang mungkin menjadi sasaran kemarahan Anda. Kadang-kadang kita mengekspresikan kemarahan ketika kita merasa sakit hati dan tidak puas. Cobalah untuk menyelami dan mengekspresikan perasaan lebih dalam.

3 Komunikasi yang Harus Dihindari

Thursday, December 8th, 2005

Apa rahasia komunikasi agar efektif? Bagaimana kita mendapatkan apa yang kita inginkan sementara kita juga memberikan pasangan kita apa yang mereka butuhkan? Ada tiga masalah komunikasi yang dihadapi sebagian besar pasangan dan bagaimana memecahkannya?

Komunikasi untuk memanipulasi
Kadang-kadang kita berkomunikasi hanya untuk mendapatkan tujuan apa yang kita inginkan, kapan kita menginginkannya, apakah orang lain mampu memberikannya atau tidak. Kita merajuk, mencibik, mengancam, membujuk atau melakukan apapun yang dapat kita lakukan untuk membuat orang lain mau memenuhi apa yang kita inginkan. Cara komunikasi seperti ini, walapun dalam waktu yang pendek mungkin efektif, memiliki pengaruh kurang baik dalam hubungan yang sehat jangka panjang. Sebaiknya hindari! Hormatilah apa yang orang lain tawarkan. Jika mereka tidak dapat memberikan apa yang Anda inginkan, lihat apakah Anda juga dapat memberikannya pada mereka.

Komunikasi untuk membohongi
Tidak ada gunanya untuk mengatakan bahwa komunikasi jenis ini merupakan salah satu model komunikasi yang berbahaya, komunikasi yang dapat menghancurkan banyak hubungan. Berbohong, melebih-lebihkan, mempermainkan, dan penipuan secara umum, semuanya dapat mengakibatkan kebingungan dan sakit hati. Mereka menggoyahkan dasar hubungan dan akhirnya dapat melanggar kepercayaan. Sadarilah bahaya dari model komunikasi ini dan hentikan sebelum memulainya. Jika ini kedengaranya biasa dengan Anda, pertama, sadarilah perilaku Anda. Jika Anda seorang yang jujur dan terus terang, Anda tidak lagi akan menerima ketidakjujuran dari orang lain. Anda akan memiliki integritas dalam hubungan Anda, dan memiliki kepekaan.

Komunikasi dengan pesan ganda
Pesan ganda yaitu mengatakan satu hal dan melakukan hal lain merupakan bentuk ketidakjujuran yang sangat umum. Ini juga akan menjanjikan sesuatu, baik dengan tindakan ataupun ucapan, yang tidak terpenuhi. Pesan ganda menyebabkan banyak kebingungan. Perhatikan selalu tindakan seseorang. Mereka lebih suka mengatasnamakan kebenaran dari pada ucapan mereka. Jika ucapan mereka bertentangan dengan apa yang mereka lakukan, abaikan apa yang dia ucapkan.